Home

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuhu,

Selamat datang di beranda maya kami, Tiada hal yang tak berarti, Atas kehadiran dan atensinya, yang telah anda berikan,
Pada kami....

Terima kasih telah sudi berkunjung, semoga bermanfaat dan membawa kebaikan, Aamiin

Jumat, 08 Agustus 2025

80 Tahun RI dan Tantangan Besar SMPN 2 Bejen


Disclaimer : Tulisan ini telah diposting oleh penulis di https://maarifsn.blogspot.com/ dengan redaksi yang sama persis

Upacara peringatan Ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan RI di Desa Ngaliyan, sejak lebih dari dua dasawarsa lalu telah menjadi tradisi yang terus berkelanjutan sampai sekarang. Sejak Tahun 2023 bertambah dengan kerjasama dari Desa Duren. Kedua desa tersebut mengapit keberadaan SMPN 2 Bejen, Duren di sebelah barat, dan Ngaliyan di sebelah Timut.

Dengan berkolaborasi bersama organisasi pemerintahan dan berbagai komponen masyarakat, SMPN 2 Bejen melaksanakan tugas negara dengan penuh dedikasi. 

Pasukan Pengibar Bendera atau Paskib bagi SMPN 2 Bejen merupakan salah satu bentuk Tanggung jawab sosial sebagai bagian dari lembaga milik negara sekaligus sebagai lembaga milik masyarakat.

Pendidikan yang mencakup keterampilan baris-baris, tata upacara bendera dan aspek-aspek kehidupan bernegara yang diajarkan di sekolah, sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya saat peringatan HUT Kemerdekaan.  

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika jumlah murid di SMPN 2 Bejen cukup banyak, pelaksanaan upacara dapat mengikut sertakan pasukan pengibar bendera yang cukup lengkap sebagaimana dalam upacara-upacara di tingkat Kecamatan -acuan ini menyesuaikan dengan keberadaan SMPN 2 Bejen-, meskipun harus melaksanakan di dua desa. Sedangkan pada tahun ini ada penurunan jumlah murid, sehingga hanya bisa membentuk pasukan inti di masing-masing desa. 

Dengan bantuan pelatihan dari Koramil 14 Kecamatan Bejen, sejak awal Agustus sudah mulai dilaksanakan latihan. Sebelumnya sudah dilaksanakan seleksi sederhana oleh pembina di sekolah, dengan hanya mengetes kemampuan baris-berbaris dasar. Postur tubuh tidak menjadi perhatian yang mendalam, yang penting murid bisa dan mampu menjalankan tugas.

Dua orang instruktur dari Koramil, Bapak Suhardi dan Bapak Irawan, dengan didampingi para guru SMPN 2 Bejen setiap pagi, mulai dari jam 08.00 sampai dengan 11.00 WIB melaksanakan latihan di Lapangan Desa Duren. 

Bukan tugas yang mudah, mengingat karakteristik Generasi Alpha, sebagaimana  yang sudah banyak diketahui oleh masyarakat, di mana perkembangan mental dan emosionalnya sangat dipengaruhi oleh gadget dan lingkungan, daya serapnya terhadap instruksi dan pesan tak sebesar generasi sebelumnya, yaitu Generasi Z. 

Kesabaran dan ketelatenan instruktur serta pendamping harus lebih banyak dicurahkan. Penerapan sangsi dalam penegakan kedisiplinan tak bisa lagi menggunakan cara-cara lama. Bahkan, penghargaan harus lebih banyak diberikan, sekalipun untuk hal-hal yang sebenarnya "biasa-biasa saja". 

Sedikit kekeliruan, risikonya adalah kehilangan anggota pasukan, sementara tidak ada personel cadangan. "Bombongan" atau dorongan untuk membesarkan semangat dan menumbuhkan kesadaran harus terus-terus dan terus dilontarkan tiada henti, dalam arti sesungguhnya, bukan sekedar ungkapan estetis dalam kalimat. 

Begitulah, hari H semakin dekat, tinggal berbilang hari, lebih tepatnya hingga tulisan ini tayang adalah 8 hari. Jika dikurangi dengan Minggu, maka tersisa 6 hari, dan dikurangi lagi dengan hari istirahat pada H-1 maka tersisa 5 hari. 

Sebagai gambaran besarnya tantangan, kemampuan pasukan untuk jalan di tempat, hadap dan balik kiri-kanan, belok kiri dan belok kanan, masih ada yang belum paham, hanya mengikuti "tetangga sebelah". 

Namun demikian, apapun kondisinya, optimisme tetap harus dikedepankan, dengan semangat juang pantang menyerah, disertai doa yang sungguh-sungguh,  insya Allah pada saatnya nanti, Pasukan Pengibar Bendera SMPN 2 Bejen sudah siap menjalankan tugas dan dapat menunaikannya dengan baik. 

Pekik penyemangat : "SMP 2 Bejen ! BISA!

Kamis, 17 Juli 2025

Menuju Sukses ANBK 2025

 


Asesmen Nasional Berbasis Komputer, adalah satu proses penilaian di sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat sebagai pengganti Ujian Nasional. Selain tes kemampuan Literasi dan Numerasi, di dalamnya juga ada survay lingkungan belajar. Survay ini berisi pertanyaan seputar lingkungan kehidupan siswa, baik di sekolah maupun di rumah yang berkaitan dengan kondisi terkait proses belajarnya. 

Hasil dari proses ini berupa Rapor Sekolah yang isinya ringkasan kondisi sekolah meliputi seluruh aspeknya, yang meliputi delapan standar. Hasil ini dapat diakses oleh semua pihak, baik yang berkaitan langsung dengan kebijakan sekolah maupun kebijakan pendidikan di wilayah di mana sekolah berada, baik desa, keamatan, maupun kabupaten dan terus ke atas sampai tingkat pusat.

Pada tahun ini ANBK di SMPN 2 Bejen akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pusat, yakni pada tanggal 25 sampai dengan 28 Agustus 2025. Namun demikian sejak awal masuk, bahkan sejak sebelum masuk tahun ajaran baru, sekolah sudah menyiapkan rencana untuk menyukseskannya. 

Sukses ANBK bukanlah tujuan final yang berdiri sendiri, mengingat bahwa ANBK hanyalah salah satu dari sekian banyak proses yang harus dilalui dalam proses pendidikan. ANBK adalah bagian dari Visi dan Misi Sekolah yang penapaiannya dijabarkan dalam bentuk tujuan jangka menengah dan jangka pendek. 

Jadi, Sukses ANBK adalah salah satu bentuk upaya dalam rangka menapai tujuan jangka pendek atau tujuan tahunan SMPN 2 Bejen. Harapannya, tahun ini (2025) hasil ANBK menunjukkan perolehan hasil yang lebih baik dari tahun lalu, yang mana sudah menunjukkan peningkatan di semua aspeknya, meskipun seara umum masih berada di bawah standar normal. 

Dengan kebersamaan antara Kepala Sekolah, Dewan guru dan Karyawan, Siswa, serta dukungan Komite sekolah dan orang tua siswa serta tokoh-tokoh masyarakat, sudah terbukti bahwa slogan, "SMPN 2 Bejen BISA" menunjukkan hasil positif.

Semoga peningkatan tahun ini akan jauh lebih baik daripada tahun lalu, dan itu bukalah hal yang mustahil dengan kerja sama dan kerja erdas serta semangat gotong royong yang kuat antar komponen. 

SMPN 2 BEJEN, BISA!

@msn_202507181009

Minggu, 17 November 2024

Pembiasaan

 
Upacara Bendera  Setiap Tanggal 17 (Dok. Sekolah)







Upacara bendera adalah salah satu pembiasaan yang umum berlaku hampir di semua sekolah, baik di tingkat dasar, menengah, maupun tinggi. 


Senin, 04 Maret 2024

 UJIAN PRAKTIK TAHUN PELAJARAN 2023/2024


Berdasarkan peraturan terbaru, sebenarnya sudah tidak ada lagi jenis ujian di sekolah, digantikan dengan Asessmen. Jadi, ujian sekolah sekarang bernama Asesmen Sumatif Akhir Jenjang, disingkat ASAJ. Jika selama ini ujian sekolah dilaksanakan pada waktu yang sudah terjadwal secara khusus, artinya pada hari saat pelaksanaan ujian kelas 9 maka kelas 7 dan 8 diliburkan atau belajar di rumah, sekarang sudah tidak lagi. Ujian dilaksanakan sesuai dengan jadwal reguler dengan penyesuaian situasi dan kondisi di sekolah agar proses pembelajaran tetap dapat berlangsung.

Berikut ini beberapa video pelaksanaan Asesmen yang dilaksanakan pada Hari Selasa, 5 Maret 2024.



Senin, 17 Oktober 2022

PERKENALAN

 Khasanan, S.Pd, Kepala Sekolah SMPN 2 Bejen


Gelar Karya Perdana : Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tahun 2022

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut segenap warga sekolah untuk total dalam melaksanakan proses kegiatan pembelajaran. Salah satunya dalam bentuk kegiatan pembelajaran berbasis proyek. Dalam setahun sekolah minimal menyelenggarakan 3 jenis proyek dengan tema yang berbeda. Ada 7 tema yang tersedia dan sekolah wajib memilih 3 tema.

Gelar karya perdana ini mengambil tema "Kearifan Lokal" dengan subtema "Makanan Tradisional" dan topiknya adalah "Makananku Kreasiku".

 Gelar Karya ini mengambil konsep Festifal Makanan Tradisional. Siswa melaksanakan berbagai  macam kegiatan yang terkait dengan berbagai macam ilmu dan pengetahuan, baik yang sudah diajarkan di kelas maupun yang dipelajari di luar kelas selama kegiatan. Pada tahap akhir nanti, yakni Festifal Makanan Tradisional, siswa benar-benar memiliki hasil karya yang dapat dilihat, dinikmati, bahkan dibeli oleh para pengunjung.

Salah satu contoh gambar poster untuk keperluan Festifal hasil karya siswa.



Upacara Bendera, Kegiatan Pembiasaan Rutin di SMPN 2 Bejen

Sabtu, 19 September 2020

World Clean Day 2020

 

Tak ketinggalan dengan warga dunia, aksi warga SMPN 2 Bejen di hari pungut sampah sedunia juga bergema di dunia maya. Mulai dari Kepala Sekolah, Guru dan Karyawan, yang membersihkan sampah di lingkungan sekolah, juga para Peserta Didik di lingkungan tempat tinggal masing-masing. 

 Apa yang dirasa di hari ini? 

Bangga bahwa kita tak ubahnya warga dunia, meski berada di daerah yang jauh dari pusat kota, partisipasi dan ikhtiar kita tak kalah besarnya dengan mereka.  

Kamis, 07 November 2019

KETAMON

Ngaliyan, Kamis (7/11/2019)

Siang yang panas adalah keseharian kami, udara gerah dengan panas terik matahari menyengat ubun-ubun dan membakar kulit hingga mampu mendidihkan darah di setiap aliran pembuluh membuahkan bulir-bulir bening mengalir deras dari pori-pori di sekujur tubuh.

Tepat setelah usainya jam belajar anak-anak, setelah suasana tak lagi riuh oleh kesibukan dan suara-suara khas padepokan di tengah lebatnya rimbunan pepohonan hutan, serombongan dayoh yang tidak asing bagi segenap keluarga besar SMPN 2 Bejen tiba di halaman. Sebuah kejutan bahagia yang sayangnya tak merata terbagi pada sebagian besar warga, hanya "seonggok" daging manusia berbungkus belulang yang atas berkah dan karunia-NYA dapat bertemu dan "mengacarai" mereka, saudara tua yang telah berkenan jauh-jauh mengunjungi untuk bersilaturahmi setelah sekian lama tak lagi bersama.

Bp. Subari, S.Pd, Bp. Agus Sutanto, S.Pd, M.M.Pd, Bp. Budi, Bp. ... , Mereka adalah para sesepuh yang dulu pernah turut serta membesarkan nama kita, dan kini melanjutkan pengabdiannya menjadi bagian dari keluarga besar dari cabang silsilah lain dalam keluarga Pendidikan Indonesia. Tepatnya keluarga Besar SMPN 1 Ngadirejo.

Sayang.... saking bahagia dan kagetnya mendapat kunjungan tak terduga, hingga lupa tak mengabadikan dalam gambar, bahkan tak sempat memulyakannya dengan hidangan meski hanya segelas air bening. Maafkan kami saudara-saudaraku.... hanya ini sebagai penanda kehadiranmu semua.

Terima kasih tak terhingga, meski hanya sekejap hadirmu, kupercaya akan ketulusan doa dan restumu untuk keselamatan kami semua...

Semoga selalu sehat dan sukses untuk semua.