Home

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuhu,

Selamat datang di beranda maya kami, Tiada hal yang tak berarti, Atas kehadiran dan atensinya, yang telah anda berikan,
Pada kami....

Terima kasih telah sudi berkunjung, semoga bermanfaat dan membawa kebaikan, Aamiin

Jumat, 08 Agustus 2025

80 Tahun RI dan Tantangan Besar SMPN 2 Bejen


Disclaimer : Tulisan ini telah diposting oleh penulis di https://maarifsn.blogspot.com/ dengan redaksi yang sama persis

Upacara peringatan Ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan RI di Desa Ngaliyan, sejak lebih dari dua dasawarsa lalu telah menjadi tradisi yang terus berkelanjutan sampai sekarang. Sejak Tahun 2023 bertambah dengan kerjasama dari Desa Duren. Kedua desa tersebut mengapit keberadaan SMPN 2 Bejen, Duren di sebelah barat, dan Ngaliyan di sebelah Timut.

Dengan berkolaborasi bersama organisasi pemerintahan dan berbagai komponen masyarakat, SMPN 2 Bejen melaksanakan tugas negara dengan penuh dedikasi. 

Pasukan Pengibar Bendera atau Paskib bagi SMPN 2 Bejen merupakan salah satu bentuk Tanggung jawab sosial sebagai bagian dari lembaga milik negara sekaligus sebagai lembaga milik masyarakat.

Pendidikan yang mencakup keterampilan baris-baris, tata upacara bendera dan aspek-aspek kehidupan bernegara yang diajarkan di sekolah, sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya saat peringatan HUT Kemerdekaan.  

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika jumlah murid di SMPN 2 Bejen cukup banyak, pelaksanaan upacara dapat mengikut sertakan pasukan pengibar bendera yang cukup lengkap sebagaimana dalam upacara-upacara di tingkat Kecamatan -acuan ini menyesuaikan dengan keberadaan SMPN 2 Bejen-, meskipun harus melaksanakan di dua desa. Sedangkan pada tahun ini ada penurunan jumlah murid, sehingga hanya bisa membentuk pasukan inti di masing-masing desa. 

Dengan bantuan pelatihan dari Koramil 14 Kecamatan Bejen, sejak awal Agustus sudah mulai dilaksanakan latihan. Sebelumnya sudah dilaksanakan seleksi sederhana oleh pembina di sekolah, dengan hanya mengetes kemampuan baris-berbaris dasar. Postur tubuh tidak menjadi perhatian yang mendalam, yang penting murid bisa dan mampu menjalankan tugas.

Dua orang instruktur dari Koramil, Bapak Suhardi dan Bapak Irawan, dengan didampingi para guru SMPN 2 Bejen setiap pagi, mulai dari jam 08.00 sampai dengan 11.00 WIB melaksanakan latihan di Lapangan Desa Duren. 

Bukan tugas yang mudah, mengingat karakteristik Generasi Alpha, sebagaimana  yang sudah banyak diketahui oleh masyarakat, di mana perkembangan mental dan emosionalnya sangat dipengaruhi oleh gadget dan lingkungan, daya serapnya terhadap instruksi dan pesan tak sebesar generasi sebelumnya, yaitu Generasi Z. 

Kesabaran dan ketelatenan instruktur serta pendamping harus lebih banyak dicurahkan. Penerapan sangsi dalam penegakan kedisiplinan tak bisa lagi menggunakan cara-cara lama. Bahkan, penghargaan harus lebih banyak diberikan, sekalipun untuk hal-hal yang sebenarnya "biasa-biasa saja". 

Sedikit kekeliruan, risikonya adalah kehilangan anggota pasukan, sementara tidak ada personel cadangan. "Bombongan" atau dorongan untuk membesarkan semangat dan menumbuhkan kesadaran harus terus-terus dan terus dilontarkan tiada henti, dalam arti sesungguhnya, bukan sekedar ungkapan estetis dalam kalimat. 

Begitulah, hari H semakin dekat, tinggal berbilang hari, lebih tepatnya hingga tulisan ini tayang adalah 8 hari. Jika dikurangi dengan Minggu, maka tersisa 6 hari, dan dikurangi lagi dengan hari istirahat pada H-1 maka tersisa 5 hari. 

Sebagai gambaran besarnya tantangan, kemampuan pasukan untuk jalan di tempat, hadap dan balik kiri-kanan, belok kiri dan belok kanan, masih ada yang belum paham, hanya mengikuti "tetangga sebelah". 

Namun demikian, apapun kondisinya, optimisme tetap harus dikedepankan, dengan semangat juang pantang menyerah, disertai doa yang sungguh-sungguh,  insya Allah pada saatnya nanti, Pasukan Pengibar Bendera SMPN 2 Bejen sudah siap menjalankan tugas dan dapat menunaikannya dengan baik. 

Pekik penyemangat : "SMP 2 Bejen ! BISA!

Kamis, 17 Juli 2025

Menuju Sukses ANBK 2025

 


Asesmen Nasional Berbasis Komputer, adalah satu proses penilaian di sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat sebagai pengganti Ujian Nasional. Selain tes kemampuan Literasi dan Numerasi, di dalamnya juga ada survay lingkungan belajar. Survay ini berisi pertanyaan seputar lingkungan kehidupan siswa, baik di sekolah maupun di rumah yang berkaitan dengan kondisi terkait proses belajarnya. 

Hasil dari proses ini berupa Rapor Sekolah yang isinya ringkasan kondisi sekolah meliputi seluruh aspeknya, yang meliputi delapan standar. Hasil ini dapat diakses oleh semua pihak, baik yang berkaitan langsung dengan kebijakan sekolah maupun kebijakan pendidikan di wilayah di mana sekolah berada, baik desa, keamatan, maupun kabupaten dan terus ke atas sampai tingkat pusat.

Pada tahun ini ANBK di SMPN 2 Bejen akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pusat, yakni pada tanggal 25 sampai dengan 28 Agustus 2025. Namun demikian sejak awal masuk, bahkan sejak sebelum masuk tahun ajaran baru, sekolah sudah menyiapkan rencana untuk menyukseskannya. 

Sukses ANBK bukanlah tujuan final yang berdiri sendiri, mengingat bahwa ANBK hanyalah salah satu dari sekian banyak proses yang harus dilalui dalam proses pendidikan. ANBK adalah bagian dari Visi dan Misi Sekolah yang penapaiannya dijabarkan dalam bentuk tujuan jangka menengah dan jangka pendek. 

Jadi, Sukses ANBK adalah salah satu bentuk upaya dalam rangka menapai tujuan jangka pendek atau tujuan tahunan SMPN 2 Bejen. Harapannya, tahun ini (2025) hasil ANBK menunjukkan perolehan hasil yang lebih baik dari tahun lalu, yang mana sudah menunjukkan peningkatan di semua aspeknya, meskipun seara umum masih berada di bawah standar normal. 

Dengan kebersamaan antara Kepala Sekolah, Dewan guru dan Karyawan, Siswa, serta dukungan Komite sekolah dan orang tua siswa serta tokoh-tokoh masyarakat, sudah terbukti bahwa slogan, "SMPN 2 Bejen BISA" menunjukkan hasil positif.

Semoga peningkatan tahun ini akan jauh lebih baik daripada tahun lalu, dan itu bukalah hal yang mustahil dengan kerja sama dan kerja erdas serta semangat gotong royong yang kuat antar komponen. 

SMPN 2 BEJEN, BISA!

@msn_202507181009

Minggu, 17 November 2024

Pembiasaan

 
Upacara Bendera  Setiap Tanggal 17 (Dok. Sekolah)







Upacara bendera adalah salah satu pembiasaan yang umum berlaku hampir di semua sekolah, baik di tingkat dasar, menengah, maupun tinggi. 


Senin, 04 Maret 2024

 UJIAN PRAKTIK TAHUN PELAJARAN 2023/2024


Berdasarkan peraturan terbaru, sebenarnya sudah tidak ada lagi jenis ujian di sekolah, digantikan dengan Asessmen. Jadi, ujian sekolah sekarang bernama Asesmen Sumatif Akhir Jenjang, disingkat ASAJ. Jika selama ini ujian sekolah dilaksanakan pada waktu yang sudah terjadwal secara khusus, artinya pada hari saat pelaksanaan ujian kelas 9 maka kelas 7 dan 8 diliburkan atau belajar di rumah, sekarang sudah tidak lagi. Ujian dilaksanakan sesuai dengan jadwal reguler dengan penyesuaian situasi dan kondisi di sekolah agar proses pembelajaran tetap dapat berlangsung.

Berikut ini beberapa video pelaksanaan Asesmen yang dilaksanakan pada Hari Selasa, 5 Maret 2024.



Senin, 17 Oktober 2022

PERKENALAN

 Khasanan, S.Pd, Kepala Sekolah SMPN 2 Bejen


Gelar Karya Perdana : Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tahun 2022

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut segenap warga sekolah untuk total dalam melaksanakan proses kegiatan pembelajaran. Salah satunya dalam bentuk kegiatan pembelajaran berbasis proyek. Dalam setahun sekolah minimal menyelenggarakan 3 jenis proyek dengan tema yang berbeda. Ada 7 tema yang tersedia dan sekolah wajib memilih 3 tema.

Gelar karya perdana ini mengambil tema "Kearifan Lokal" dengan subtema "Makanan Tradisional" dan topiknya adalah "Makananku Kreasiku".

 Gelar Karya ini mengambil konsep Festifal Makanan Tradisional. Siswa melaksanakan berbagai  macam kegiatan yang terkait dengan berbagai macam ilmu dan pengetahuan, baik yang sudah diajarkan di kelas maupun yang dipelajari di luar kelas selama kegiatan. Pada tahap akhir nanti, yakni Festifal Makanan Tradisional, siswa benar-benar memiliki hasil karya yang dapat dilihat, dinikmati, bahkan dibeli oleh para pengunjung.

Salah satu contoh gambar poster untuk keperluan Festifal hasil karya siswa.



Upacara Bendera, Kegiatan Pembiasaan Rutin di SMPN 2 Bejen

Sabtu, 19 September 2020

World Clean Day 2020

 

Tak ketinggalan dengan warga dunia, aksi warga SMPN 2 Bejen di hari pungut sampah sedunia juga bergema di dunia maya. Mulai dari Kepala Sekolah, Guru dan Karyawan, yang membersihkan sampah di lingkungan sekolah, juga para Peserta Didik di lingkungan tempat tinggal masing-masing. 

 Apa yang dirasa di hari ini? 

Bangga bahwa kita tak ubahnya warga dunia, meski berada di daerah yang jauh dari pusat kota, partisipasi dan ikhtiar kita tak kalah besarnya dengan mereka.  

Kamis, 07 November 2019

KETAMON

Ngaliyan, Kamis (7/11/2019)

Siang yang panas adalah keseharian kami, udara gerah dengan panas terik matahari menyengat ubun-ubun dan membakar kulit hingga mampu mendidihkan darah di setiap aliran pembuluh membuahkan bulir-bulir bening mengalir deras dari pori-pori di sekujur tubuh.

Tepat setelah usainya jam belajar anak-anak, setelah suasana tak lagi riuh oleh kesibukan dan suara-suara khas padepokan di tengah lebatnya rimbunan pepohonan hutan, serombongan dayoh yang tidak asing bagi segenap keluarga besar SMPN 2 Bejen tiba di halaman. Sebuah kejutan bahagia yang sayangnya tak merata terbagi pada sebagian besar warga, hanya "seonggok" daging manusia berbungkus belulang yang atas berkah dan karunia-NYA dapat bertemu dan "mengacarai" mereka, saudara tua yang telah berkenan jauh-jauh mengunjungi untuk bersilaturahmi setelah sekian lama tak lagi bersama.

Bp. Subari, S.Pd, Bp. Agus Sutanto, S.Pd, M.M.Pd, Bp. Budi, Bp. ... , Mereka adalah para sesepuh yang dulu pernah turut serta membesarkan nama kita, dan kini melanjutkan pengabdiannya menjadi bagian dari keluarga besar dari cabang silsilah lain dalam keluarga Pendidikan Indonesia. Tepatnya keluarga Besar SMPN 1 Ngadirejo.

Sayang.... saking bahagia dan kagetnya mendapat kunjungan tak terduga, hingga lupa tak mengabadikan dalam gambar, bahkan tak sempat memulyakannya dengan hidangan meski hanya segelas air bening. Maafkan kami saudara-saudaraku.... hanya ini sebagai penanda kehadiranmu semua.

Terima kasih tak terhingga, meski hanya sekejap hadirmu, kupercaya akan ketulusan doa dan restumu untuk keselamatan kami semua...

Semoga selalu sehat dan sukses untuk semua.

Sabtu, 19 Oktober 2019

Karaktermu Prestasimu

Hati-hati dengan pikiran, karena pikiranlah akan terbit ucapan.
Hati-hati dengan ucapan, karena ucapanlah akan terwujud perbuatan.
Hati-hati dengan perbuatan, karena perbuatanlah akan terulang kebiasaan.
Hati-hati dengan kebiasaan, karena kebiasaanlah akan terbentuk kepribadian.
KARENA KEPRIBADIANLAH, MANUSIA AKAN MULIA DI HADAPAN SESAMA

Jumat, 19 Juli 2019

SEMANGAT BARU

Tahun Pelajaran 2019/2020 baru saja dimulai, usai MPLSB (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Baru) bagi siswa atau peserta didik kelas 7 (enaknya menyebut siswa saja ya ? lebih alami dan menyatu dengan masa lalu 🏻🏻) dan masa orientasi kembali ke sekolah bagi kelas 8 dan 9 dengan suasana kelas baru adalah masa kembali berkutat dengan buku dan bergelut dengan guru serta berkelahi dan berkejaran dengan waktu untuk menyelami makna hidup dan kehidupan.

- ah, adminnya kok puitis sih....
+ Ya nggak apa-apa to ? yang penting nggak norak, hihi

Sepertinya tidak ada yang berbeda dengan tahun-tahun lalu, kecuali nama dan wajah siswa barunya. Bagaimana tidak beda jika asal sekolahnya juga masih sama dengan tahun lalu, usia siswanya juga masih sama, asal dusun dan desannya juga sama, bahkan sampai nama orang tua pun juga (ada yang) sama. 

- Jenis kelaminnya sama juga ? 
+ Kalau jenis kelamin tidak perlu diperlihatkan, cukup disebutkan saja. eh.... 

Tetapi kalau diperhatikan dengan seksama dan dalam tempo yang tidak sesingkat-singkatnya, tentu saja ada banyak perbedaan antara tahun pelajaran 2019/2020 dengan tahun pelajaran sebelum-sebelumnya.

Pertama, mulai dari gurunya saja ya, karena kalau mulai dari selain guru nanti para guru bisa protes, kalau mulai dari guru maka yang lain tidak bisa protes. Itu baru perbedaan pembuka, yang pertama adalah wajah gurunya, ada yang berbeda dibanding tahun kemarin, bahkan ada yang wajahnya baru, tapi bukan baru dibuat. Adminnya juga wajah baru, baru mulai menua tapi potong kumis, jadi agak muda lagi. ihik... :V

Kedua, Kurikulum; Tahun lalu masih menggunakan kurikulum ganda, KTSP 2006 dan KTSP 2013, sekarang sudah full KTSP 2013. Jadi semua siswa memiliki kesamaan pola pembelajaran, pola penilaian, dan pola lain yang (maaf) admin nggak tahu persis di mana perbedaan hasilnya dari kurikulum baru dan lama itu.

- Apa maksudnya kata dalam kurung plus kata nggak tahu, min ? tendesius ya ?
+ Ah, nggak usah dibahas, nggak penting itu .. ups.. 

Ketiga, Hardware. Tehnologi untuk penerapan pembelajaran abad 21 sudah tersedia, tinggal penyiapan software dan operatornya.

_ eh, bukannya operatornya para guru yang mengajar di kelas itu ? 
+ Iya, benar, para guru harus mulai belajar software pembelajaran abad 21

Sekalipun sudah sejak lama disiapkan dan diberikan, tetapi update harus terus dilakukan mengingat bahwa jaman terus berkembang, jangan sampai para guru ketinggalan jaman. Misalnya saja sekarang yang namanya presentasi menggunakan power point saja sudah mulai usang.. weh ?!


Rabu, 08 Agustus 2018

Semua Akan Indah Pada Waktunya

Blog sederhana kita ini, ternyata pada waktu yang berbeda memiliki makna yang tidak dapat kita nikmati sebagaimana saat kita menulisnya. Ada rasa yang "lebih" dibanding ketika kita hanya mengenang dalam pikiran.

Contoh sederhana, meskipun awalnya blog ini dibuat hanya sekedar iseng, agar sekolah kita tidak terlalu ketinggalan di dunia maya, agar bisa sedikit eksis, ternyata pada suatu ketika nanti bisa menjadi salah satu poin dalam penilaian akreditasi sekolah. Meskipun tidak terlalu penting, namun setidaknya dapat memberi perbedaan.

Jadi, marilah, kita bersama-sama memberi arti pada almamater kita ini, meskipun sedikit dan tampak sepele, yang penting diniati dengan ikhlas dan sungguh-sungguh untuk kebaikan. Insya Allah suatu ketika nanti akan memberi manfaat pada kita. kalau kata anak milenial, "semua akan indah pada waktunya".

Agar eksistensi kita di dunia maya bisa terus bertahan, bahkan terus berkembang, maka tidak ada cara lain kecuali dengan aktif mengisinya dengan berbagai karya. Silakan kalian (alumni, guru, kepala sekolah, karyawan, masyarakat luas, komite, orang tua siswa, kepala dinas, presiden RI, presiden Amerika, para Kyai, Ustadz, Ustadzah, pokoknya siapa saja) buatlah tulisan, foto, video, berita, pengalaman, khayalan, yang penting bukan hal-hal negatif yang bisa merusak tatanan kehidupan, kirimkan pada kami, melalui admin di smp2bejen@gmail.com atau inbox di fb, WA, twiter, atau langsung datang ke sekolah ketemu dengan kami, silakan saja. Kami akan sangat senang menerima dan mempublikasikannya. Tapi maaf, jangan tanya imbalannya, kami bukan lembaga yang biasa memberi imbalan dalam bentuk verbal, ucapan terima kasih atau jika anda hadir di sini setidaknya air putih segelas insya Allah kami akan sangat ikhlas.

Demikian, semoga bisa dipahami dan bisa dimengerti alias dimaklumi. Selamat sore, admin belum mandi, semoga anda semua sudah wangi dan selalu diberkahi oleh Allah SWT, Aamiin

Terima kasih atas perhatiannya.

Selasa, 15 Juli 2014

MOS of the year

Dengan bahasa yang agak sedikit beda, tukang umuk kali ini akan mengisahkan Masa Orientasi Studi yang sudah berganti lakon menjadi Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD). Isi dan hakikatnya tetep sama, memperkenalkan siswa atau peserta didik baru pada sekolah barunya, agar lebih 'in' pada suasana dan sistem baru setelah menginjak tangga berikut dari jenjang yang masih sama, Jenjang Pendidikan Dasar.

Digawangi oleh insan-insan yang masih setia menjalani peran sebagai mahluk yang patut digugu dan ditiru, paling tidak oleh para muridnya, yakni Mas Guru Agus Triyanto, S.Pd beserta  gengnya yaitu Ustad Muhammad Arifuddin, S.Pd.I dan Mr Bahrudin, S.Pd, MOPD dibuka resmi oleh mister vice president Agus Sutanto, S.Pd undernamed the President Of School Ms Dwi Margiyani, S.Pd, M.Pd. Sponsor utamanya tetap sama dengan kemarin, BOS.

Tradisi turun menurun (atau turun temurun?) diikuti oleh 43 manusia baru di lingkungan blogger ndesa ini, dengan variasi gender hanya 2, female and male.

Sabtu, 14 Desember 2013

Kisah Sukses *yang semoga terus berulang dan meningkat*

Sepanjang sejarah perjalanan keberadaan SMPN 2 Bejen di Ngaliyan sejak belasan taun lalu, sepertinya belum pernah sekolah ini mengalami kondisi yang lebih baik dibanding beberapa tahun belakangan ini. Terutama apabila dilihat dari kondisi sarana prasarana dan PTK yang ada, yang semakin lengkap seiring dengan program pemerintah yang menerapkan standar pelayanan minimal dalam bidang pendidikan. Namun yang lebih penting adalah usaha dari segenap civitas akademika dalam usahanya mengembangkan potensi yang ada.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Ibu Dwi Margiyani, S.Pd. M.Pd, tampak adanya banyak peningkatan di berbagai bidang. Pertama, dari sisi kegiatan sekolah, dengan arahan dan upaya beliau di awal kepemimpinannya sekolah berhasil membuat gebrakan dengan menyelenggarakan kegiatan berskala besar yang dibuka dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Temanggung, Bp Eddy winarso, MM. Yakni workshop PKG, PKB dan PAK untuk guru-guru dan karyawan SMP di lingkungan SMPN 1 Bejen, SMPN 1 Candiroto, dan SMPN 2 Bejen sendiri. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) agar lebih siap dalam menghadapi perubahan-perubahan besar di bidang pendidikan, dan berlangsung selama 6 hari berturut-turut.

Kegiatan rutin yang juga merupakan sesuatu yang baru adalah kegiatan setiap Jumat pagi yang bervariasi ; Jumat Bersih, bersama-sama seluruh guru siswa dan karyawan mengadakan operasi kebersihan lingkungan sekolah; Jumat sehat, senam massal di halaman sekolah dipandu oleh guru penjasorkes Bp Agus Triyanto, S.Pd; atau jalan santai ke kawasan di lingkungan sekitar sekolah yang masih bersuasana pedesaan nan sejuk dan hijau sehingga menyegarkan suasana hati dan jiwa; Jumat Tausiyah, siraman rokhani keagamaan yang disampaikan secara bergantian oleh Ustadz Muhammad Arifuddin, S.Pd.I atau Ustadz sholihin, S.Ag.

Kedua, dilihat dari segi prestasi akademik ; pada Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 berhasil meluluskan 100% siswanya. Metode pembimbingan siswa oleh guru secara intensif dan terus menerus sejak awal semester genap hingga hari H pelaksanaan UN terbukti ampuh dalam dmeningkatkan prestasi belajar siswa. Bahkan seringkali guru dan karyawan menginap di sekolah untuk mendampingi siswa belajar di luar jam pelajaran sekolah reguler. Dan usaha itupun berbuah manis, sehingga beberapa hari kemudian sesuai nadzar yang telah diucapkan, seluruh siswa yang lulus diajak berwisata ke pantai Indrayanti dan panti Baron di Gunung Kidul, Yogyakarta tanpa dipungut biaya.

Ketiga, di bidang prestasi olahraga; 2 putra terbaik berhasil menyumbangkan kenbanggaan dengan mempersembahkan juara 1 turnamen Taek wondo tingkat Kabupaten Temanggung dan tingkat Kecamatan Sukorejo, Kendal serta berpartisipasi di tingkat eks Karesidenan Kedu hingga babak semifinal.

Cabang sepakbola dibawah kepelatihan Bp Agus Triyanto, S.Pd dan Bp Agustulas Harmiyanto, S.Pd juga berhasil masuk putaran final (8 besar) turnamen MGMP Cup tingkat Kabupaten Temanggung, di mana pada tahun-tahun sebelumnya selalu kandas di babak penyisihan. Tentu saja ini menjadi sebuah kebanggaan yang layak untuk disampaikan sebagai cerita sukses.

@msn

Minggu, 26 Mei 2013

Pemilihan Bupati Temanggung dan Gubernur Periode 2013-2018

Warga Temanggung baru saja menentukan pilihan pemimpinnya (Bupati dan Gubernur). Proses pemungutan suara berjalan aman dan tertib. Semoga hal ini menjadi proses pembelajaran demokrasi bagi warga Temanggung. Sembari menunggu hasil penghitungan quick count maupun manual KPU, mari berdoa semoga Kabupaten Temanggung semakin baik dan masyarakat tambah sejahtera. Amin ya Robbal'alamin,

Selasa, 14 Mei 2013

Sekapur Sirih dari HUMAS


Bukan Joget Bukan Pula Setrap, tapi asyik ...

Ini adalah aksi penggalang SMPN 2 Bejen pada perkemahan penerimaan penggalang baru di Wana wisata Nglumut, Kabupaten Semarang. Mereka sedang berlomba memasukkan pensil yang diikatkan seutas benang dan dibawa dengan pinggang secara berpasangan untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol yang diletakkan di tengah-tengah arena, sementara tangan tidak boleh menyentuh benang dan harus diangkat tinggi... hup hup hup ... yessss.... 

Kamis, 09 Mei 2013

Sejarah Baru

Catatan sejarah telah ditorehkan oleh 2 siswa terbaik di bidang olah raga, Taekwondoin Aris Prayogo Kelas 7A dan Dhimas Erfangga kelas 7B masing-masing mencatatkan diri sebagai juara 1 turnamen Taekwondo antar SMP. Aris menjuarai turnamen se Kabupaten Temanggung pada kelas di bawah 30 kg, Sedangkan Dhimas menjuarai turnamen tingkat SMP di Sukorejo Kabupaten Kendal pada kelas yang sama. Keduanya berlatih taekwondo sejak masih SD dan di SMPN 2 Bejen bergabung dalam kegiatan ekstra kurikuler beladiri (Pencak silat dan Taekwondo).


Senin, 26 November 2012

HARI GURU NASIONAL

Tanggal 25 November ditetapkan oleh pemerintah sebagai Hari Guru Nasional, pada hari tersebut dilakukan upacara untuk menghormati dan memuliakan guru yang telah banyak memberikan jasa dan pengorbanan pada bangsa dan negara. Eksistensi bangsa ini tidak lepas dari kepeloporan guru dalam membangkitkan kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara pada anak-anak didiknya di awal pergerakan kebangsaan nasional. Berkat pendidikan dan pengajaran yang mereka berikan kemudian muncul banyak tokoh cendekiawan (terpelajar) yang sangat peduli dengan kondisi kehidupan masyarakat.

Upacara hari guru di SMPN 2 Bejen dilaksanakan pada hari Senin Tanggal 26 November 2012 karena tanggal 25 bertepatan dengan hari Minggu. Upacara dilaksanakan oleh pengurus OSIS dipimpin oleh ketua OSIS Fikri Amri Maulana siswa kelas 8A dengan inspektur Upacara Bapak Bahrudin, S.Pd. Dalam amanatnya beliau menyampaiakan alasan mengapa diadakan hari guru, karena guru telah banyak berjasa pada bangsa ini melalui pendidikan yang mereka berikan. Perjuangan dan pengabdian guru telah mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang merdeka dan menjadi bangsa yang besar. Tidak lupa beliau juga memberi contoh pengabdian dan pengorbanan bapak ibu guru di SMPN 2 Bejen, betapa berat perjuangan unuk setiap hari datang ke sekolah sementara rumah mereka ada yang berada nun jauh di kota Temanggung yang berjarak kurang lebih 45 km. Ketika anak-anak Ngaliyan, Duren dan Petung belum bangun, Pak Purwanto dan Pak Agus Sutanto sudah berangkat ke sekolah menunaiakn tugas dan kewajibannya memberikan ilmu dan pengetahuannya kepada anak-anak didiknya.
Amanat ditutup dengan pekikan "hidup guru" sampai tiga kali yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta upacara sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan spontan pada pagi hari yang cerah itu.

Selesai upacara bendera dilanjutkan dengan pemilihan guru favorit menurut siswa siswi SMPN 2 Bejen, dengan menuliskan pada secarik kertas nama guru yang paling disukai tanpa menyebutkan nama pemilih dan  alasannya. Setelah dihitung oleh Bapak Bahrudin selaku pemandu acara bersama Bapak Agus Triyanto, pilihan siswa mayoritas jatuh pada Bapak Toha yang telah mendapatkan pilihan serupa sejak awal peringatan  hari guru dilaksanakan di SMPN 2 Bejen, pada urutan kedua nama Ibu Tri Restueni muncul sebagai favorit siswa.

Semoga dengan peringatan hari guru ini bisa menambah semangat bapak dan ibu guru dalam mendidik putra-putrinya serta meningkatkan motivasi siswa-siswi dalam belajar untuk meraih cita-cita hari esok. 
Selamat hari guru... Jayalah Indonesia... 

Wassalamu'alaikum....

Jumat, 23 November 2012

ULANGAN UMUM SEMESTER GANJIL 2012/2013

Panitia pelaksana Ulangan Umum Semester 1 (Ganjil) baru saja dibentuk oleh Kaur Kurikulum Bapak Purwanto, S.Pd. Dengan susunan sebagai berikut :
  1. Penanggung Jawab : Kepala Sekolah (Ibu Dwi Margiyani, S.Pd. M.Pd)
  2. Ketua : Bp. Purwanto, S.Pd
  3. Sekretaris ; Bp. Hariyono, S.Pd
  4. Bendahara : Bp. Muh Arifuddin, S.Pd.I
  5. Seksi Konsumsi : Ibu Wahyu Puji Hastuti, SP.
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, soal disusun oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Temanggung, di mana dalam pelaksanaannya diserahkan pada MGMP masing-masing mata pelajaran. Jadwal pelaksanaan juga disusun oleh MKKS sehingga sekolah hanya tinggal melaksanakan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

Adapun pelaksanaannya mulai Hari Senin (3-12-2012) s/d Sabtu (08-12-2012) dari jam 07.30 WIB s/d 09.30 WIB (sesi I) dan Jam 10.00 s/d 12.00 WIB (sesi II). 
Ruang tes diatur dengan jumlah peserta per ruang maksimal 20 peserta, sehingga ada 6 ruang yang digunakan sebagai ruang tes. tempat duduk diatur menyerupai pengaturan ruang ujian. 

Dengan model pelaksanaan seperti ini ada nilai plus sekaligus minus terhadap hasil evaluasi yang diperoleh. Mirip dengan kontroversi kebijakan penerapan UN dengan standar nilai yang seragam untuk seluruh wilayah Indonesia, maka di Kabupaten Temanggung juga terjadi adanya kesenjangan antar sekolah, terutama antara sekolah di perkotaan, pinggiran dan pelosok. Standar yang dibuat MKKS/MGMP tentu saja belum bisa menjadi sebuah patokan yang meliputi semua sekolah di Kabupaten Temanggung. Sedangkan nilai plus dari kebijakan itu antara lain adalah bahwa hasil tes ini bisa menjadi tolok ukur pencapain prestasi masing-masing sekolah, sehingga dapat dipetakan kualitas pendidikan di tingkat kabupaten. Kemudian efektifitas dan efisiensi dalam pengadaan lembar soal dan lembar jawab juga menjadi lebih terjaga karena ditangani oleh satu pihak. Panitia di tingkat sekolah juga tidak perlu repot membuat soal sendiri yang jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh proses penyusunan soalnya memerlukan serangkaian analisis dan verifikasi sebelum dipakai sebagai alat evaluasi.

Yang terpenting dari adanya kegiatan ini adalah bahwa rangkaian proses pembelajaran di SMPN 2 Bejen selama 1 semester ini akan segera berakhir. Dan yang tidak kalah penting dalam rangka mensukseskan tujuan sekolah adalah dukungan nyata orang tua siswa. Bukan saja dukungan yang bersifat materiil, namun yang jauh lebih penting adalah dukungan moril ketika siswa sudah tidak berada di sekolah. Karena saat ini peran sekolah sangatlah kecil apabila dibandingkan dengan peran lingkungan pergaulan di luar sekolah dalam rangka pembentukan karakter. Jika orang tua tidak berusaha melanjutkan pengawasan terhadap putra-putrinya dalam belajar, maka apa yang disampaikan di sekolah dapat dipastikan tidak akan dapat bertahan lama di dalam diri siswa, sehingga ketika tiba waktunya evaluasi mereka kesulitan mengingatnya dan otomatis berpengaruh negatif terhadap pencapaian prestasi dalam bentuk perolehan nilai raport yang masih kurang sesuai dengan KKM.

Sebagai penutup tulisan singkat ini, kita hanya bisa berusaha melaksanakan dengan sebaik-baiknya dan terus berdoa semoga dapat berjalan dengan baik dan lancar serta memperoleh hasil yang baik sesuai dengan target kurikulum atau bahkan jika mungkin melampauinya. amin, amin, amin ya Robbal 'alamin....


Wassalam....